|
|
| Tuesday, 19-Aug-2008 10:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Alya goes Terengganu.
|
|
|
date: 19 Aug 2008
day: Tuesday
plan: Going back Kemaman
duration: 4 days
who's: Ayah, Mummy, Alya, Uncle Min.
in-waiting: Ayah (Tok), Mama (Wan), Auntie Nabilah
|
|
|
|
|
|
| Sunday, 17-Aug-2008 23:01 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Alya & 1st EPL game with Man Utd (Man Utd vs Newcastle)
|
 |
|
arghhh.. painful 1-1
|
|
|
|
date: 17 Aug 2008
day: Sunday
where were u?: Sleeping all the 90 mins game...
result: Man Utd 1 - 1 Newcastle Utd (Old Trafford)
MANCHESTER UNITED 1
Fletcher 24
NEWCASTLE UNITED 1
Martins 22
Team Line-ups
Manchester United: Van der Sar; Brown, Ferdinand, Vidic, Evra; Fletcher, Carrick (O’Shea 25), Scholes, Giggs (c) (Possebon, 63); Rooney, Campbell (Rafael, 80).
Subs not used: Kusczak, Neville, J.Evans, Gibson.
Booked: Campbell, Brown, Rooney
Dont worry. Its a beginning game to nurture a pool young talented squad. A debut for Frazier Campbell, Rodrigo Possebon, and Rafael Da Silva.
|
|
|
|
|
|
| Sunday, 10-Aug-2008 21:55 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Alya & The 1st Man Utd game.
|
 |
|
Tevez dan piala sumbangsih
|
|
 |
|
Gary Neville & piala dia..
|
|
|
|
date: 10 aug 2008
day: sunday
occasion: Community Sheild Cup
teams: Man Utd vs Portsmouth
Alya, (12 days) just watched Man Utd won over Portsmouth in Sharity Community Shield.
In case you google it when your age 13, Man Utd won 3-1 on penalty after deadlock 0-0 on full time game.
(hehe..sokong man utd, jgn sokong team lain...).
Penalty score by: Tevez, Giggs, Carrick
Penalty saved/denied by: Edwin Van Der Sar / tiang gol
Man-of-the-Match: Carlos Tevez
The teams:
Manchester United: Van der Sar; Neville (Brown 67), Ferdinand, Vidic, Evra; Fletcher, O'Shea (Carrick 67), Scholes, Nani (Campbell 79); Giggs, Tevez.
Subs not used: Kuszczak, J Evans, Possebon, R da Silva.
Booked: Vidic, Neville
|
|
|
|
|
|
| Saturday, 2-Aug-2008 14:53 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Alya comin' home....
|
|
date: 2 aug 2008
day: saturday
journey: jln tun razak (kl) - sri damansara
theme: Welcome Home, Alya.
There's nothing great journey as today. Today, ayah drives mummy and Alya back to home sweet home.
To Ayah(Tok) & Mama(Wan) and Abah (Atok) & Mak (Mak Atok), thank you for the supports. The commitments showed will lead me to be a better husband & father & son.
To alya (from mummy fathma);
| Quote: | To wan nur alya,
Membesar dengan sihat sayang, jadi anak yang solehah..dan ingat, kasih Ibu sentiasa bawa alya ke syurga..
..Mommy.. |
|
|
|
|
|
|
| Wednesday, 30-Jul-2008 20:20 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Nama? Wan Nur Alya.
|
 |
|
from baby-names-and-stuff.com
|
|
 |
|
comey comey alya..
|
|
 |
|
ikut mata / tarikh lahir tok dia nih..
|
|
|
Name: Wan Nur Alya Bt. Wan Ahmad Saufi
Status: Puteri / A Princess to Wan Ahmad Saufi & Nur Fathmawati
Gender: Girl
Name Origin/Nationality: Muslim, Arabic
name derived from?;-
1) Google from Internet:
i) Wikipedia
| Quote: | Alya may refer to:
Alya, an ancestor of Muhammad |
ii) Other sources
| Quote: | Alya - Ketinggian
Alya - Sublime
Alya - Exalted
Alya - Heaven / Sky
Alya - Noble |
2) Movie2:
i) Ada Apa Dengan Cinta
| Quote: | Watak: Alya
Lakonan: Ladya Cherill
Character: Alya adalah sahabat karib Cinta (Dian Sastrowardoyo) dengan teman-temannya yang lain seperti Carmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal), dan Milly (Sissy Priscillia). Sahabat Cinta yang berasal dari keluarga berantakan. Saat ia mencoba bunuh diri, ayahnya meminta maaf, namun sang ibu memutuskan untuk berpisah dari sang ayah. |
ii) Bawang Putih Bawang Merah
| Quote: | Watak: Alya
Lakonan: Revalina S Temat
Character: Cerita ini mengenai dua gadis cantik siswa SMA yang sama, dan bertetangga, Alya (Revalina S Temat), siswa cerdas yang pernah berperan sebagai BAWANG PUTIH dalam operette Bawang Merah Bawang Putih, dan Siska (Nia Ramadhani), yang berperan sebagai BAWANG MERAH dalam operette yang sama |
|
|
|
|
|
|
| Tuesday, 29-Jul-2008 23:50 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Im a dad...and my wife is a mother to our Wan Nur Alya
|
|
islamic date: 25 Rajab 1429 Hijrah
date: 29 July 2008
day: tuesday
time: 11.37pm
location: Pusrawi, Jalan Tun Abd. Razak
theme: Wan Nur Alya's 1st day.
shared moment: 29th with Nabilah (29 January) & W.A.R (29 March)
attribute: caeserian, 3.97kg, 11.37pm - 29 Jul 2008, warganegara Malaysia, KL.
| Quote: | " In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.
1. Say : He is Allah, the One and Only;
2. Allah,the Eternal, Absolute;
3. He begets not, nor is He begotten;
4. And there is none like unto Him. " (Surah Al-Ikhlas 112) |
Alhamdulillah, my lovely wife, Nur Fathmawati had safely delivered our comel baby girl Wan Nur Alya bt Wan Ahmad Saufi on 25 Rajab 1429 Hijrah (29 July 2008).
She has been charged at ward an-nur at 2.30pm (as per consulted) after the doctor had analyst the causes (High Contractions). Then at 8pm, there is another CTG tested (found baby's heart beat getting high) and the doctor immediately brought her to operation teater. She need to do a cesarean for a 3.97kg healthy baby girl.
So, i followed the medical staff until the operation teater but, was instructed to wait in guest waiting room. After almost 35 minutes waiting, I had been given an opportunity to see my 1st child / daughter in the small baby troley tube. Hmm, garangnya mata dia pandang ayah... Mata pun sepek..Ikut my dad's eyes nih. I was speechless for a moment. In front of my eyes is my baby, my daughter, and my future path. I've been told that my wife safe and sound in there. She will be out from the teater in separate time due to the operations.
The nurse bring my baby to the incubator for some hygenic reason and also records perhaps. While waiting to be seen within 15-20 minutes, I contacted almost families & relatives to broadcast the news of our healthy & cutely newborn baby girl. Ayah dan Mama terkejut sedikit & Abah dan Mak on the way here.
Then, the nurse called upon me to perform an ibadah act to the new born baby. As a muslim, I performed an iqamah to her left ear facing the qiblat. After that, recited some doa plus put some small amount favour of kurma near my baby lips. I took some early hours-born pictures. After that, the nurse carried her back into incubator / nursery. I missed my Alya so much that night and mummy Fathma too. She has been a wonderful wife & mother.
Im going back to work to check some never-ending work at morning (1.30am). Its work vs family again.
|
|
|
|
|
|
| Sunday, 27-Jul-2008 02:07 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Amy 50
|
|
extracted frm hmetro (20 July '08)
Amy atau Suhaimi Abdul Rahman cukup matang hari ini. Dalam usia yang menjangkau setengah abad minggu depan (27 Julai), rocker legenda ini sudah meniti pelbagai arus dan jeram untuk menjadi Amy yang kita kenali sekarang.
Dia tahu mengemudi kehidupan dengan baik dan membina utopia yang disanjung ramai. Daripada seorang rocker bawah kolong sehingga berada di puncak kegemilangan, Amy lalui penuh tabah. Sifat itulah yang harus kita teladani.
"Tidak dinafikan dulunya saya remaja nakal. Tapi saya ada impian besar dan tahu apa yang saya mahukan dalam hidup. Pertama kali menonton persembahan Ramli Sarip di Larkin, terdetik dalam hati saya mahu jadi raja Rock n Roll yang menjadi rujukan dan inspirasi ramai. Ketika itu saya hanya rocker jalanan dan menyanyi di majlis perkahwinan.
"Alhamdulillah keinginan itu dimakbulkan Allah SWT. Saya terharu dalam usia sebegini, anak-anak kecil kenal dan suka dengan lagu dendangan saya. Betapa nikmatnya pemberian Tuhan yang tidak ternilai ini. Malah jika dihitung sepanjang 50 tahun, saya dapat apa yang saya inginkan.
"Saya sudah lali dengan tanggapan negatif masyarakat terhadap artis rock dan mengambil masa bertahun-tahun untuk mengubah persepsi itu. Saya berazam buktikan apa yang mereka fikir tidak benar.
"Bila saya mengerjakan ibadah umrah, ada yang bercakap seolah-olah perjalanan hidup saya dulu kotor. Jujur, saya tidak melihat apa yang saya lalui sepanjang bergelar anak seni sesuatu yang negatif. Sesungguhnya bakat yang ada dalam diri ini adalah anugerah Allah. Saya mencari rezeki daripada kurniaan ini," katanya tenang.
Menyelami kembara penyanyi tersohor ini, banyak tranformasi dapat disaksikan. Paling ketara beberapa tahun kebelakangan ini, Amy peka dengan hal ehwal agama.
Menjelaskan perkara itu, Amy mengaku ia peralihan terbesar dalam hayatnya. Bukan kerana desakan sekeliling tapi datang dari hati yang ikhlas. Penghijrahan itu dilakukan dengan sepenuh jiwa.
======================================================================
| Quote: | | "SEMUA manusia ada dugaan berbeza. Umpama menaiki sampan, kita tidak boleh biarkan ia bergerak hanya mengikut arus sungai. Sebagai pengemudi kita mesti tahu cara menyusuri arus yang ada kalanya perlahan dan ada ketikanya deras." |
======================================================================
"Saya sudah lama memikirkannya dan selalu berdoa hasrat itu dipermudahkan. Syukur, kehidupan saya lebih tenang malah perubahan ini mendapat maklum balas baik keluarga, rakan dan peminat.
"Pertama kali berdiri di depan Kaabah, saya bertanya kenapa diberikan anugerah tidak ternilai ini. Pasti ada sebab dan saya menangis penuh kesyukuran.
"Lebih menggembirakan apabila perubahan ini dicontohi pengikut Search malah ramai juga mengerjakan umrah di usia muda. Doa saya di tanah suci semoga Allah menjemput peminat ke sana sepertimana saya dimakbulkan," katanya tenang.
Sepanjang 25 tahun membina empayar seni, jarang sumbangannya terhadap masyarakat diperkatakan. Insan penuh visi ini miliki jiwa yang cukup lembut. Hatinya mudah tersentuh setiap kali melihat golongan tidak bernasib baik.
Keprihatinan itu menggerak Amy menubuhkan pusat tahfiz untuk anak-anak yatim yang dijangka siap sepenuhnya tahun depan selain membentuk Yayasan Isabella yang bertanggungjawab mentadbir sekolah berkenaan dan mengumpul dana bagi membantu mereka yang memerlukan.
"Setiap rezeki yang Allah berikan bukan untuk diri sendiri semata-mata tapi harus dikongsi bersama. Setiap orang ada cara tersendiri, saya tidak berminat menggunakan saluran politik bagi membantu masyarakat.
"Sebagai permulaan, sekolah tahfiz yang menelan belanja kira-kira RM3 juta boleh memuatkan 60 anak yatim. Sekolah yang dilengkapi dengan pelbagai kemudahan termasuklah asrama ini akan dinamakan Fatimah Arahman sempena nama kedua orang tua saya.
"Diharap sekolah dapat melahirkan generasi yang bersahsiah, bijak dan tahu batas," kata Amy.
Beralih kepada karier nyanyian, belum terlintas di hatinya meninggalkan bidang itu. Cintanya pada seni cukup mendalam malah ia sudah menjadi darah daging anak jati Johor ini.
"Saya tahu masih ramai yang tidak tahu rockers tanah air banyak memperjuangkan lagu-lagu ketuhanan. Search misalnya, cuba hayati lirik yang ditulis M Nasir. Rata-ratanya sangat mendalam dan sebahagian besar darinya menyentuh cinta antara manusia dan pencipta-Nya. Saya senang dengan cara ini dan akan meneruskannya selagi berdaya
"Dalam pada itu saya akan mengembangkan restoran Cheng Ho. Ada perancangan membuka cawangan baru tetapi sebelum itu mesti menambah bilangan tukang masak dan meningkatkan mutu servis.
"Alhamdulillah, sejak dibuka Cheng Ho mendapat sambutan ramai. Awal pembukaannya, tidak dinafikan ramai yang datang kerana mahu melihat saya tetapi saya seronok apabila mereka datang sekali lagi kerana suka dengan makanan yang disajikan," katanya yang mencetus fenomena menerusi lagu Isabella.
Berkongsi satu lagi bisnes yang bakal diteroka, Amy kini rancak merancang mengusahakan pakej umrah dan haji. Laluannya lebih mudah apabila sebuah syarikat penerbangan baru berminat menjalin usaha sama malah jika projek ini menjadi, dia akan dilantik sebagai duta syarikat berkenaan.
Kata Amy tentang ibadah umrahnya;
| Quote: | ‘Dalam sibuk beribadat, masih ada orang sempat memperlekehkan insan lain. Saya terdengar perbualan seseorang mempertikaikan kehadiran saya di tanah suci. Barangkali maksudnya saya ini penyanyi, maka wang yang saya perolehi tidak halal. Alhamdulillah, saya sedikit pun tidak melenting kerana umrah urusan saya dengan Yang Maha Esa. Dia Maha Mengetahui, Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha Pengampun dan Maha Bijaksana. Sama ada saya diterima atau tidak, itu hak Allah. Yang pasti, sewaktu mengambil keputusan ini dulu, hati saya sudah bulat dan saya berserah dengan apa pun dugaan yang bakal ditempuhi,’ luah Amy dalam laporan akhbar Harian Metro.
Paling seronoknya sepanjang mengerjakan umrah saya dapat sembahyang Jumaat dua kali iaitu di Masjid Nabawi, Madinah, dan Masjidil Haram, Makkah. Selama empat hari di Madinah, saya berpeluang solat di Raudhah, salah satu taman syurga. Bukan mudah merebut peluang bersembahyang di Raudhah kerana kawasannya amat terhad dan tidak mampu menampung jumlah jemaah yang ramai,.Ia cukup indah hingga saya menangis. Selesai berehat, saya terus melakukan tawaf. Saya juga mengorbankan rambut. Malah saya berikrar mahu kekal dengan imej begini selama-lamanya kerana dengan cara ini hati saya sentiasa terkenangkan Makkah.
Mengenai doanya ketika di Makkah, Amy berkata, beliau memohon kepada Allah swt agar ditetapkan hatinya supaya tidak malas bersolat dan mematuhi segala yang termaktub dalam Rukun Islam dan Rukun Iman. |
|
|
|
|
|
|
| Thursday, 24-Jul-2008 23:55 |
Email | Share | | Bookmark |
|
A moral-compass story
|
|
date: 23 July 2008
time: during watching CSI: Vegas - Episode: Fannysmackin'
Moral-Compass version:-
Based on http://www.tv.com/csi/fannysmackin/episode/844190/summary.html
| Quote: | Warrick: You're kidding. Who raises these kids?
Catherine: I mean, they weren't all deliquents. Demetrius James was a college student.
Nick: Hangin' out with the wrong crowd in the wrong town. I'm tellin' ya, havin' a fake I.D in Las Vegas is like havin' a--a free ticket on the hell train. Sex, drugs, gambling, no adult supervision, 24/7, by the time they're 21 they've done and seen it all.
Catherine: Make me slit my wrists why don't ya? I'm raising a teenager here.
Warrick: Ah, you're doin' a great job, Linds is gonna turn out to be a beautiful young woman. Besides, I grew up in Vegas, I didn't turn out so bad, did I?
Nick: Yeah. That was pre-Mirage. Back when you were goin' to the casino, playin' the arcade games. Nah, Vegas is a different animal now.
Warrick: Yeah, these kids need to beat people up in the street to be entertained. They need some good discipline, they need their grandmother whuppin' their ass like I had.
Nick: Yeah, a good slap.
Sara: You know, it kinda sounds like you guys are blaming everyone but these kids. I mean, you don't get a bye just because you grew up here or your parents are on drugs or--- those kids were perfectly capable of telling the difference between a wild night out and beating somebody to death.
Grissom: The truth is, a moral compass can only point you in the right direction, it can't make you go there. (beat) Our culture preaches that you shouldn't be ashamed of anything you do anymore. And unfortunately this city is built on the principle that there's no such thing as guilt. "Do whatever you want, we won't tell." So without a conscience, there's nothing to stop you from killing someone. And evidently you don't even have to feel bad about it. |
|
|
|
|
|
|
| Sunday, 20-Jul-2008 23:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
3D UltraSound Scan - 8 months
|
 |
|
Sleeping
|
|
 |
|
Eyes opened
|
|
|
Picture taken on 3rd July 2008.
Taken from 3D UltraSound Scan
I must say, the time is near for me to become an 'ayah'. I try to prepare all the best effort i can perform in order to see her out to this world.
To my future beloved daughter;
An advise to my-self:-
'Remember, growing older is mandatory; growing up is optional.'
|
|
|
|
|
|
| Sunday, 22-Jun-2008 12:29 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Ija & Jai Wedding
|
|
|
date: 22 June 2008
day: sunday
venue: Tmn Melati
the day: wedding of my sister-in-law and bro-in-law
Congrats to both of them. Abah & Mak sudah ader menantu no.3, semuanya menantu lelaki.
Events started with Nikah at 10am and Bersanding at 2pm.
My family members arrived somewhere at 1.30pm...
I was there for morning till afternoon and late evening. 3pm had to finish unfinished works (home lightings).
|
|
|
|
|